Pernahkah
terbersit dalam pikiran Anda, mengapa sebagian perempuan di sekitar Anda bisa
terlihat begitu menarik? Padahal jelas-jelas bentuk tubuhnya lumayan berisi
atau parasnya bisa dibilang jauh dari sempurna. Walau begitu, dirinya selalu
menjadi pusat perhatian! Kesal? Tunggu dulu, simak penjelasan berikut ini.
Seperti yang dikutip dari SHAPE, sebenarnya
membentuk rasa percaya diri terhadap bentuk tubuh yang dimiliki, tidaklah
sesulit yang Anda kira. Hanya dibutuhkan sedikit penyesuaian terhadap sikap
Anda sehari-hari untuk mengasahnya.
“Kuncinya adalah berkonsentrasi pada kualitas positif yang terdapat di
dalam diri Anda, karena dengan terus memelihara perasaan negatif atau
kekhawatiran terhadap berat badan dan kekurangan diri Anda. Malah membuat
persona diri menjadi layu,” jelas Jean Petrucelli, Ph.D., Direktur Eating
Disorder Compulsions and Addictions Service, New York.
Untuk menghindari merasakan perasaan negatif tersebut, coba ikuti lima
tip sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, berikut
penjelasannya;
Lupakan obsesi dengan berat badan proporsional
“Dibandingkan terpaku pada target menurunkan berat badan, fokuskan
tujuan pada hidup sehat dan seimbang,” jelas Pepper Schwartz, Ph.D., Sosiologist
dari University of Washington, Seattle. “Hilangkan perasaan negatif yang
melanda diri Anda, sekuat apa pun. Itu akan membantu Anda lebih bisa menghargai
hal-hal positif yang dapat dicapai oleh tubuh Anda.”
Olahraga di luar ruangan
Berolahraga di alam bebas berudara segar dengan pemandangan pepohonan
dan tumbuhan menurut Pepper dapat membantu pernapasan lebih lega dan panjang,
yang dapat menetralisir perasaan was-was menjadi tenang. “Menyatu dengan
lingkungan sekitar sangat membantu untuk mengurangi segala perasaan cemas dan
gelisah. Selain itu, memberikan kesempatan pada alam pikiran untuk menikmati
berkah Yang Maha Kuasa dengan bersyukur pada apa yang Anda miliki. Olahraga di
luar ruangan memberikan sejuta manfaat yang baik untuk tubuh juga pikiran, dibandingkan
di pusat kebugaran.”
Membantu mereka yang membutuhkan
“Menjadi sukarelawan untuk membantu mereka yang kurang beruntung akan
membantu Anda lebih bijak dalam menilai kekhawatiran Anda pribadi,” jelas
Barbara Bullow, Ph.D, Associate Director Colombia University Psychiatric Day
Treatment Program, New York. Menurutnya lebih lanjut, saat seseorang semakin
memerhatikan kebutuhan-kebutuhan orang lain, semakin mudah pula bagi Anda untuk
melupakan kecemasan yang menghantui pikiran sehari-hari.
Meski tidak ideal, syukurilah penampilan Anda
“Setiap kali melihat pantulan diri saya di cermin, otomatis saya
mensyukuri bagaimana setiap bagian tubuh ini membantu saya untuk tetap sehat,”
ungkap Rhonda Britten, penulis buku Do I Look Fat in This?
Mengingatkan diri sendiri mengapa perlu membanggakan tubuh Anda akan
membuat Anda merasa lebih menarik, atraktif dan percaya diri.
Pernahkah
terbersit dalam pikiran Anda, mengapa sebagian perempuan di sekitar Anda bisa
terlihat begitu menarik? Padahal jelas-jelas bentuk tubuhnya lumayan berisi
atau parasnya bisa dibilang jauh dari sempurna. Walau begitu, dirinya selalu
menjadi pusat perhatian! Kesal? Tunggu dulu, simak penjelasan berikut ini.
Seperti yang dikutip dari SHAPE, sebenarnya
membentuk rasa percaya diri terhadap bentuk tubuh yang dimiliki, tidaklah
sesulit yang Anda kira. Hanya dibutuhkan sedikit penyesuaian terhadap sikap
Anda sehari-hari untuk mengasahnya.
“Kuncinya adalah berkonsentrasi pada kualitas positif yang terdapat di
dalam diri Anda, karena dengan terus memelihara perasaan negatif atau
kekhawatiran terhadap berat badan dan kekurangan diri Anda. Malah membuat
persona diri menjadi layu,” jelas Jean Petrucelli, Ph.D., Direktur Eating
Disorder Compulsions and Addictions Service, New York.
Untuk menghindari merasakan perasaan negatif tersebut, coba ikuti lima
tip sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, berikut
penjelasannya;
Lupakan obsesi dengan berat badan proporsional
“Dibandingkan terpaku pada target menurunkan berat badan, fokuskan
tujuan pada hidup sehat dan seimbang,” jelas Pepper Schwartz, Ph.D.,
Sosiologist dari University of Washington, Seattle. “Hilangkan perasaan negatif
yang melanda diri Anda, sekuat apa pun. Itu akan membantu Anda lebih bisa
menghargai hal-hal positif yang dapat dicapai oleh tubuh Anda.”
Olahraga di luar ruangan
Berolahraga di alam bebas berudara segar dengan pemandangan pepohonan
dan tumbuhan menurut Pepper dapat membantu pernapasan lebih lega dan panjang,
yang dapat menetralisir perasaan was-was menjadi tenang. “Menyatu dengan
lingkungan sekitar sangat membantu untuk mengurangi segala perasaan cemas dan
gelisah. Selain itu, memberikan kesempatan pada alam pikiran untuk menikmati
berkah Yang Maha Kuasa dengan bersyukur pada apa yang Anda miliki. Olahraga di
luar ruangan memberikan sejuta manfaat yang baik untuk tubuh juga pikiran,
dibandingkan di pusat kebugaran.”
Membantu mereka yang membutuhkan
“Menjadi sukarelawan untuk membantu mereka yang kurang beruntung akan
membantu Anda lebih bijak dalam menilai kekhawatiran Anda pribadi,” jelas
Barbara Bullow, Ph.D, Associate Director Colombia University Psychiatric Day
Treatment Program, New York. Menurutnya lebih lanjut, saat seseorang semakin
memerhatikan kebutuhan-kebutuhan orang lain, semakin mudah pula bagi Anda untuk
melupakan kecemasan yang menghantui pikiran sehari-hari.
Meski tidak ideal, syukurilah penampilan Anda
“Setiap kali melihat pantulan diri saya di cermin, otomatis saya
mensyukuri bagaimana setiap bagian tubuh ini membantu saya untuk tetap sehat,”
ungkap Rhonda Britten, penulis buku Do I Look Fat in This?
Mengingatkan diri sendiri mengapa perlu membanggakan tubuh Anda akan
membuat Anda merasa lebih menarik, atraktif dan percaya diri.