Wanita memang terkenal hobi
bicara. Banyak hal bisa diceritakan saat kita sedang ngumpul bersama teman,
terutama topik mengenai pasangan. Meski begitu tidak semua cerita tentang
pasangan layak kita bagi pada orang lain, walaupun kepada sahabat sendiri.
Menceritakan hal-hal yang
seharusnya menjadi rahasia Anda berdua bisa membahayakan hubungan. Karena itu,
sebelum Anda terlalu aktif bicara, simak dulu apa saja yang sebaiknya Anda
simpan sendiri.
- Ketakutan si dia.
Jangan ceritakan apa yang
membuat pasangan takut. Entah itu takut terhadap anjing atau suara petir.
Kenapa? Karena, menurut Sue Johnson,PhD, penulis buku Love Sense: The Revolutionary New
Science of Romantic Relationships, menceritakan ketakutan pasangan
sama artinya dengan membeberkan kelemahannya. Padahal tidak ada laki-laki yang
mau kelihatan lemah di depan orang lain.
- Hubungan intim.
Kadang cerita seputar
hubungan intim atau kebiasaannya saat bercinta terdengar sangat menyenangkan
dan bisa jadi guyonan. Tahanlah diri untuk tidak mengumbar topik ini karena
bisa berpotensi menjadi aib.
- Kebiasaan jeleknya
pada keluarga.
Apapun kebiasaan yang
terjadi antara pasangan Anda dengan keluarganya, tetaplah dijaga dengan baik.
Jangan sampai nanti si dia justru kehilangan rasa percayanya pada Anda. Ini
bisa menjadi hal yang serius, serius berbahaya.
- Pendapatannya yang
kecil.
Disadari atau tidak, para
pria masih dituntut untuk lebih sukses daripada pasangannya. Oleh karena itu
ketika suami Anda belum sukses atau penghasilannya lebih kecil, simpanlah
rapat-rapat informasi ini untuk Anda sendiri. Namun tak ada salahnya bercerita
bahwa saat ini pasangan Anda sedang berusaha mencari kerja baru atau tantangan
lain. Ini akan menunjukkan kesan ia orang yang gigih berusaha.
- Ketidakmampuannya
menangani keadaan.
Bagaimanapun pria selau
diharapkan sangat maskulin dan dapat diandalkan dalam situasi apapun. Kalau
suatu kali ia tidak mampu mengatasi masalah, bukan berarti harus
menceritakannya pada yang lain. Begitu juga misalnya ketika ia kurang akrab
dengan keluarga besar Anda.
- Hal jelek yang ia
sampaikan tentang keluarga atau teman lain.
Mungkin saja suami
berkomentar miring tentang teman-teman Anda atau kerabat lain. Meski begitu
jangan sampai komentarnya itu Anda sampaikan kepada orang yang bersangkutan.
- Tentang ketertarikan
politik dan ketaataannya beragama.
Untuk hal ini, rasanya
disimpan untuk Anda saja. Kalaupun harus membagi informasi tidak usah sampai
detail. Ini termasuk urusan pribadi yang kadang pria ingin hanya dia yang tahu
dan orang lain tak perlu tahu.
- Masa lalu yang
buruk.
Mengungkit lagi kebiasaan
atau masa lalunya yang buruk dan kemudian menceritakan pada orang lain bukanlah
hal yang bijaksana. Meskipun Anda mungkin bangga ia sudah melewati masa itu dan
sekarang sudah menjadi lebih baik, ada baiknya tidak mengungkit topik ini. Si
dia akan lebih suka Anda menceritakan hal lain yang bersifat positif
Title : 8 Rahasia Pasangan yang Sebaiknya Anda Jaga
Description : Wanita memang terkenal hobi bicara. Banyak hal bisa diceritakan saat kita sedang ngumpul bersama teman, terutama topik mengenai pasang...