• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

Couplepedia™

Berbagi Artikel Seputar Anda & Pasangan

  • ۝ Home
  • ♂ Rahasia Pria
  • ♀ Rahasia Wanita
  • ♥ Kamu - Dia
  • ♋ Seks
  • ★ Tips
    • ☛ Kecantikan
    • ☛ Keuangan
    • ☛ Kesehatan
    • ☛ Parenting
Home » Kesehatan » Awas, polusi udara dalam ruangan bahayakan kehamilan!

Awas, polusi udara dalam ruangan bahayakan kehamilan!

Polusi udara masih menjadi masalah kesehatan, terutama bagi wanita hamil. Tak hanya polusi udara yang ada di luar ruangan saja, namun polusi dari dalam ruangan juga bisa berbahaya untuk wanita hamil. Penelitian mengungkap bahwa polusi udara dalam ruaangan bisa menyebabkan kelahiran prematur pada wanita hamil.

Selama ini kebanyakan orang berpikir bahwa polusi ada di luar ruangan berupa asap pabrik, asap kendaraan bermotor, kabut, dan lainnya. Namun sebenarnya, polusi juga bisa ada dalam ruangan. Faktanya, udara dalam ruangan juga bisa lebih kotor daripada udara yang ada di luar.

Udara dalam rumah atau kantor bisa terpolusi oleh debu atau zat kimia dari pewangi ruangan, AC, dan sebagainya. Benda-benda seperti furnitur baru, cat baru, dan lainnya juga bisa mengandung zat kimia yang menyebabkan polusi.

Berdasarkan penelitian terbaru, wanita yang hidup di rumah dengan kadar karbon monoksida tinggi dalam ruangan memiliki kemungkinan mengalami kelahiran prematur hingga 10 - 25 persen lebih tinggi. Hal ini terutama berlaku pada wanita yang menghirup udara berpolusi saat tiga bulan pertama kehamilan.

Terkena polusi udara dalam ruangan tak hanya bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur, tetapi juga bisa meningkatkan risiko autisme pada janin yang akan dilahirkan, seperti dilansir oleh Health Me Up (09/12).

Untuk menghindari efek buruk polusi dalam ruangan bagi kehamilan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh ibu hamil, sebagai berikut:

1. Menghindari penggunaan semprotan, mulai dari deodoran semprotan, pewangi ruangan, penyemprot serangga, pembersih karpet, dan lainnya.

2. Jangan menggunakan pembersih yang mengandung pewangi buatan berlebihan.

3. Biarkan udara segar masuk. Buka jendela secara teratur agar zat kimia beracun tak menumpuk di dalam rumah dan bisa keluar. Jaga agar ventilasi ruangan tetap baik.

4. Letakkan tanaman dalam rumah. Penelitian mengungkap bahwa tanaman bisa menjadi pembersih udara yang alami dan baik. Untuk itu, jangan ragu untuk meletakkan tanaman dalam ruangan, namun jangan di kamar tidur.

5. Jangan merokok dalam rumah. Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 zat kimia yang bisa membuat udara menjadi terpolusi dan kotor. Penelitian mengungkap bahwa perokok pasif berkemungkinan mengalami asma, infeksi pernapasan, kanker, masalah pernapasan, stroke, dan lainnya.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah polusi dalam rumah. Ibu hamil sebaiknya memperhatikan dengan benar udara yang mereka hidup setiap harinya agar tak membahayakan kandungan dan janin dalam rahim.

sumber: merdeka
Posted by | Couplepedia on Selasa, 10 Desember 2013 - Rating: 4.5
Title : Awas, polusi udara dalam ruangan bahayakan kehamilan!
Description : Polusi udara masih menjadi masalah kesehatan, terutama bagi wanita hamil. Tak hanya polusi udara yang ada di luar ruangan saja, namu...

Share to

Facebook Google+ Twitter
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda

Artikel Terbaru

Artikel Favorit

Copyright © 2013 Couplepedia™ - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger